PERCOBAAN PEGAS 2

Percobaan pegas kedua kalinya ini sangat menakjubkan, pegas yang awalnya tidak kami sangka bisa menahan berat badan kami ternyata sanggup menahan berat kami semua. Pegas yang kecil itupun dapat menahan berat fajar dan ternyata Fajar kembali menembus rekor 1 meter lagi. Weleh-weleh….

Dan pada pegas kedua yang lebih besar dan terlihat lebih renggang, yang kami sangka pasti sangat mustahil ternyata juga sanggup menahan beban yang berat, dan lagi-lagi fajar membuat rekor lagi…..

Percobaan ini membuktikan bahwa melihat sesuatu jangan di lihat dari luarnya tapi lihat dari kemampuan sebenarnya.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PERCOBAAN PEGAS

Tadi pagi kelas kami XI IPA 3 melakukan percobaan pada pegas yang di bimbing oleh Pak Rudy guru fisika kami.

Pada awal panjang pegas adalah 26,5 cm saat beban di gantung di pegas panjang pegas bertambah dan saat beban di lepas dari pegas panjang pegas bertambah, kemudian beban di ganti panjang bertambah lagi dan panjang yang paling panjang adalh 30 cm dari semua beban yang kami bawa, berat beban itu adalah 6 kg.

weleh-weleh… (==”)

Dari percobaan ini dapat saya simpulkan bahwa semakin berat beban yang di gunakan maka akan semakin panjang regangan pegas

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

penglaman bersama Pak Rudy

jujur saat pertama saya mendengar nama Pak Rudi saya merasa takut, tapi setelah saya mengenal beliau  ternyata beliau orang yang menyenangkan.

pelajaran di kelas yang biasanya boring, sekarang tidak karena Pak Rudi selalu memberikan cerita-cerita yang lucu tentang apa saja yang membuat kelas menjadi ramai…

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PELAJARAN PERTAMA DI SEMESTER 1 2010/2011

Gerak lurus dapat dikelompokkan menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan yang dibedakan dengan ada dan tidaknya percepatan.

Gerak lurus beraturan

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak lurus suatu obyek, dimana dalam gerak ini kecepatannya tetap atau tanpa percepatan, sehingga jarak yang ditempuh dalam gerak lurus beraturan adalah kelajuan kali waktu.

s = v \cdot t \!

dengan arti dan satuan dalam SI:

  • s = jarak tempuh (m)
  • v = kecepatan (m/s)
  • t = waktu (s)

[sunting] Gerak lurus berubah beraturan

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus suatu obyek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik.

v = v_0 + a \cdot t \!
s = v_0 \cdot t +  \frac{1}{2} a \cdot t^2 \!
Gerak jatuh bebas atau GJB adalah salah satu bentuk gerak lurus dalam satu dimensi yang hanya dipengaruhi oleh adanya gaya gravitasi. Variasi dari gerak ini adalah gerak jatuh dipercepat dan gerak peluru.

Rumus umum

Secara umum gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi memiliki bentuk:

y = y_0 + v_0 \cdot t + \frac12 g t^2 \!

di mana arti-arti lambang dan satuannya dalam SI adalah

  • t adalah waktu (s)
  • y adalah posisi pada saat t (m)
  • y0 adalah posisi awal (m)
  • v0 adalah kecepatan awal (m/s)
  • g adalah percepatan gravitasi (m/s2)

Akan tetapi khusus untuk GJB diperlukan syarat tambahan yaitu:

v_0 = 0 \!

sehingga rumusan di atas menjadi

y = y_0 + \frac12 g t^2 \!

dengan arti dan satuan dalam SI:

  • v0 = kecepatan mula-mula (m/s)
  • a = percepatan (m/s2)
  • t = waktu (s)
  • s = Jarak tempuh/perpindahan (m)
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar